INILAH HIDUP



Sekedar hidup
Mati tak bernyawa
Tak bermartabat
Hilang dari sejarah

Revolusi ciptaan manusia
Bukan main menguras waktu
Bukan main menguras tenaga
Apa hikmahnya kalau sekedar hidup?
Diracuni oleh sampah zaman dan jadi pembual bagi penindas.

Ngeri aku melihat generasi mama-papa yang tumpul iman juangnya
Ngeri aku melihat kawan muda yang hanya melihat penindasan lewat jendela kamar
Apakah kau bisa merubahnya

Iman juang dan keberanian harus kau pupuk bersama dengan massa rakyat
Revolusi bukan mimpi
Revolusi tak menebar ilusi
Kau harus turun ke jalan
Kau harus bersama rakyat tertindas
Kau harus relakan hidup pada perjuangan

Sampai kemenangan kau pundaki
Dan itulah revolusi
Buahnya sosialisme : itulah hikmahnya hidup
Berterimakasih lah pada hidup

Ajun Thanjer
14 Juli ·17
Print Friendly and PDF
Share on Google Plus

Tentang : Aleks Giyai

Komunitas Sastra Papua, komunitas bagi mereka yang tertarik dengan sastra, adat dan budaya Papua. Semua catatan dalam Ko'Sapa diolah oleh redaksi Ko'Sapa untuk menjadi tulisan dalam situs ini. Silahkan kirim tulisan, atau informasi yang dingin di peroleh ke sastrapapua@gmail.com, trimakasih.
Posting Komentar